Pernahkah Anda menemukan video tutorial atau seminar di YouTube berdurasi 2 jam, tapi Anda hanya punya waktu 10 menit untuk memahaminya?
Dulu, pilihannya hanya dua: menonton dengan kecepatan 2x (yang seringkali membuat pusing) atau melakukan skimming manual yang tidak akurat. Namun di tahun 2026 ini, teknologi AI telah mengubah cara kita belajar. Kini, Anda bisa mendapatkan inti sari video sepanjang apa pun hanya dalam hitungan detik.
Mengapa Anda Harus Mulai Merangkum Video dengan AI?
Bukan sekadar malas, merangkum video dengan bantuan AI adalah strategi produktivitas yang cerdas karena:
- Efisiensi Maksimal: Mengubah konten 60 menit menjadi bacaan 2 menit.
- Fokus pada Inti: AI mampu menyaring pembukaan yang bertele-tele dan langsung ke poin utama.
- Mudah Diarsipkan: Hasil rangkuman teks lebih mudah disimpan di aplikasi catatan seperti Notion atau Obsidian.
Baca Juga: Cara Membuat Jadwal Belajar Otomatis dengan ChatGPT
Cara Cepat Merangkum Video YouTube (Tanpa Ribet)
Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa Anda coba sekarang juga:
1. Menggunakan Ekstensi Browser (Paling Praktis)
Metode ini paling disukai karena Anda tidak perlu keluar dari halaman YouTube.
- Instal Ekstensi: Gunakan ekstensi seperti YouTube Summary with ChatGPT & Claude.
- Klik Tombol ‘Transcript & Summary’: Tombol ini biasanya muncul di sisi kanan atas video.
- Baca Hasilnya: AI akan langsung menampilkan transkrip dan ringkasan poin-poin penting dalam format bullet points.
2. Menggunakan Tool Berbasis Web (Seperti Perplexity atau Harpa)
Jika Anda menggunakan HP atau tidak ingin menginstal ekstensi:
- Salin link video YouTube yang ingin dirangkum.
- Buka situs AI seperti Perplexity.ai.
- Ketik perintah: “Rangkum video ini ke dalam 5 poin penting: [Tempel Link Video]”.
- AI akan memproses audio video tersebut dan memberikan ringkasan instan.
Tips Agar Hasil Rangkuman AI Lebih Akurat
Agar hasilnya tidak kaku dan benar-benar berguna, gunakan tips ini:
- Gunakan Prompt Spesifik: Alih-alih hanya “rangkum”, coba gunakan: “Rangkum video ini dengan nada bicara yang santai untuk pemula.”
- Cek Versi Bahasa: Pastikan tool AI yang Anda gunakan mendukung bahasa Indonesia agar tidak ada salah penerjemahan istilah teknis.